Jakarta, LaporPak.Co.Id (20 September 2023) - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia sedang mempertimbangkan kemungkinan melaporkan isu kontroversial yang menuduhnya mencekik seorang wakil menteri selama sebuah rapat di Istana kepada pihak kepolisian. Prabowo menyatakan bahwa ia ingin masalah ini diselesaikan secara baik-baik dan tidak terburu-buru dalam mengambil tindakan.
"Kita ingin menjaga situasi agar tetap kondusif, tetapi isu ini sedang dalam proses penyelidikan dan kami sedang mempelajarinya," kata Prabowo kepada wartawan setelah mengikuti kunjungan Presiden Jokowi ke pabrik PT Pindad di Bandung pada Selasa (19/9).
Prabowo juga mencatat bahwa ia belum pernah bertemu dengan Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, yang menjadi pusat isu tersebut. Ia menjelaskan bahwa dalam urusan yang berkaitan dengan bidang pertanian, ia biasanya berkomunikasi dengan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
"Jujur saja, saya bahkan belum pernah bertemu dengan Wakil Menteri tersebut," ujar Prabowo sambil tersenyum.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan komentar terkait isu tersebut, menyebut Prabowo sebagai sosok yang sabar. Jokowi memahami bahwa isu ini muncul di tengah persiapan menuju Pemilihan Presiden 2024 yang semakin dekat.
"Pak Prabowo sekarang sabar," kata Jokowi sambil tersenyum, mengundang tawa dari awak media massa.
Jokowi sebelumnya telah membantah isu tersebut dan merasa tidak pernah menyaksikan insiden tersebut terjadi. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh kabar burung di tengah tahun politik.
"Setahu saya tidak ada peristiwa seperti itu. Masak nyekek? Memang tahun politik itu banyak berita-berita seperti itu," kata Jokowi di Pasar Jatinegara, Jakarta, pada Selasa (19/9).
Presiden Jokowi juga mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menerima informasi tanpa melakukan pengecekan yang cermat.
"Tolong di-cross check, di-cross check kebenarannya. Jangan diterima mentah-mentah setiap ada berita," pesan Jokowi.
Kementerian Pertanian juga membantah kabar tersebut. Ketua Kelompok Substansi Pemberitaan dan Strakom Setjen Kementan, Arief Cahyono, memastikan bahwa Wakil Menteri Pertanian tidak hadir dalam rapat di Istana dalam 10 hari terakhir.
Dalam pernyataan terpisah, Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa isu tersebut merupakan hoaks dan fitnah. Ia menyebut bahwa baik Presiden maupun Kementerian Pertanian telah membantah kabar tersebut.
Dahnil juga mengimbau kepada para buzzer untuk tidak menyebarkan narasi kebencian dan fitnah, dan ia mengajak semua pihak untuk bersaing dengan sehat dan menjaga persatuan Indonesia. (Sumber : CNN Indonesia, Editor : Sinyu Pengkal)