Pangkalpinang, LaporPak.Co.Id (21 September 20230 - Pembangunan Masjid Agung Kubah Timah di Kota Pangkalpinang terus berlanjut, meskipun hingga saat ini proyek ini belum selesai. Proyek megah ini telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 35 miliar, dan diharapkan akan menjadi salah satu ikon Kota Pangkalpinang di masa depan. Namun, kelanjutan pembangunan masjid ini tampaknya bergantung pada keputusan Wali Kota yang baru.
Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady, mengungkapkan keinginannya agar proyek besar ini segera diselesaikan. Masyarakat Pangkalpinang menantikan dengan penuh harap agar Masjid Agung Kubah Timah ini dapat segera digunakan untuk beribadah. Namun, operasional masjid ini juga akan memerlukan anggaran yang signifikan.
Rio Setiady mengingatkan pentingnya manajemen keuangan yang baik dan benar dalam pengelolaan masjid setelah selesai dibangun. Untuk itu, dia menyarankan agar dibuat peraturan daerah atau peraturan wali kota yang mengatur pengelolaan keuangan Masjid Agung Kubah Timah oleh pihak yayasan.
"Dengan begitu, manajemen keuangan masjid akan terjamin, dan tidak akan ada ketidakjelasan terkait keuangan masjid yang telah dibangun dengan biaya besar ini," tegas Rio.
Anggota DPRD Kota Pangkalpinang ini juga telah melakukan kunjungan langsung untuk meninjau progres pembangunan Masjid Agung Kubah Timah. Meskipun pembangunan masih berlanjut, pihaknya berharap agar masjid ini dapat selesai sesuai rencana dan segera digunakan untuk ibadah.
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen), optimis bahwa pembangunan Masjid Agung Kubah Timah akan segera diselesaikan. Dia berencana meresmikan masjid ini pada bulan November 2023, seiring dengan perayaan Festival Kota Beribu Senyuman. Namun, kelanjutan pembangunan masjid ini tidak akan dilanjutkan pada tahun 2024.
Molen mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, anggaran akan difokuskan pada proyek infrastruktur yang memiliki prioritas lebih tinggi. Artinya, proyek Masjid Agung Kubah Timah tidak menjadi prioritas utama pemerintah Kota Pangkalpinang pada tahun tersebut.
Proses penyelesaian pembangunan Masjid Agung Kubah Timah akan menjadi tanggung jawab Wali Kota yang akan terpilih setelah tahun 2024. Molen menyebutkan bahwa pembangunan masjid ini tidak masuk dalam anggaran tahun 2024, mengingat adanya proyek infrastruktur lain yang lebih mendesak serta persiapan untuk Pemilihan Umum.
Saat ini, progres pembangunan Masjid Agung Kubah Timah telah mencapai lebih dari 85 persen. Meskipun penambahan waktu pembangunan hingga November dibutuhkan untuk pemasangan papan nama di depan masjid, tidak ada penambahan biaya yang dikenakan kepada kontraktor. Anggaran pembangunan tetap sesuai dengan yang telah dianggarkan sebelumnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, M. Agus Salim, menjelaskan bahwa tahap terakhir pembangunan melibatkan pemasangan aksesoris plafon kubah utama, finishing, pekerjaan lanskap, dan papan nama. Proyek ini tidak memiliki denda untuk penambahan waktu karena inisiatif penambahan item pembangunan berasal dari pihak Pemkot Pangkalpinang.
Sementara kelanjutan pembangunan Masjid Agung Kubah Timah masih menjadi tanda tanya, harapan masyarakat Pangkalpinang tetap tinggi agar masjid ini segera dapat digunakan untuk ibadah dan menjadi salah satu ikon kota yang membanggakan. Dengan manajemen keuangan yang baik dan dukungan penuh dari pihak berwenang, Masjid Agung Kubah Timah diharapkan akan menjadi simbol kebanggaan dan spiritualitas bagi masyarakat Pangkalpinang. (Sumber : Bangka Pos, Editor: Lapor Pak)