BANGKA - Polemik seputar peralatan rumah tangga di Rumah Dinas Bupati Bangka akhirnya mendapatkan klarifikasi dari Sekda Bangka, Andi Hudirman. Dalam jumpa pers pada Senin (9/10/2023), Andi Hudirman memastikan bahwa seluruh peralatan yang masuk dalam inventaris Pemkab Bangka masih ada dan telah diamankan. Tindakan ini diambil sebagai langkah awal sebelum rumah dinas tersebut akan menjalani sejumlah perbaikan dan pembenahan.
Sebelum Rumah Dinas Bupati Bangka ditempati oleh PJ Bupati Bangka, M Haris, perbaikan dan pembenahan telah dilakukan terlebih dahulu. Sebagai tindakan pencegahan, peralatan rumah tangga seperti kasur, kursi, televisi, dan peralatan lainnya telah dipindahkan dan diamankan di samping rumah dinas Sekda Bangka yang sebelumnya ditempati oleh wakil ketua DPRD Bangka.
Andi Hudirman menjelaskan bahwa sebagian peralatan yang merupakan barang bekas, seperti piring, gelas, dan peralatan lainnya, saat ini sedang dalam proses penghapusan aset. Barang yang tidak layak lagi digunakan akan diganti dengan barang baru untuk keperluan Rumah Dinas Bupati Bangka.
Terkait dengan pemilik sebelumnya, yaitu Mulkan yang menjabat sebagai Bupati Bangka periode 2018-2023, Andi Hudirman menegaskan bahwa Mulkan bukanlah seseorang yang buta hukum dan aturan mengenai aset Pemkab Bangka, terutama peralatan rumah tangga di rumah dinas. Sebagai seorang pengusaha sebelum memegang jabatan tersebut, pasti ia memiliki peralatan rumah pribadi yang lebih baik dari yang ada di rumah dinas.
"Anda (Mulkan) kan SH MH, tidak mungkin buta hukum dan aturan. Beliau juga seorang pengusaha sebelum menjadi Bupati Bangka. Dipastikan memiliki peralatan rumah pribadi yang lebih bagus," ujar Andi Hudirman.
Sekda Bangka berharap bahwa masalah mengenai peralatan rumah dinas Bupati Bangka tidak perlu menjadi polemik. Semuanya akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, baik dalam proses penghapusan aset maupun pengadaan aset baru di rumah dinas bupati sebelum ditempati oleh pejabat yang baru. Dengan penjelasan ini, diharapkan polemik seputar peralatan rumah dinas dapat segera mereda. (Penulis : Andre Asmara/Julian KBO Babel, Editor : Lapor Pak)