Bangka Barat, Kejadian ini terjadi di blok E32 di salah satu wilayah perkebunan sawit PT GSBL, diKabupaten Bangka Barat yang diluar HGU, informasi tersebut didapat dari salah satu anggota yang memberikan informasi kepada wartawan bahwa ada sala satu warga yang berinisial ( OHG) melakukan pungutan liar degan mengatas namakan salah satu personil anggota, informasi didapat, Sabtu ( 29.01.2024.
Informasi pun juga didapat dari salah satu pekerja di wilayah tersebut , sebut saja( NS) salah satu warga yang terkena sasaran degan membayar upeti sebesar 50 sampai 100 ribu setiap sore di lokasi kepada pelaku yang mengaku suruhan oknum tersebut,
setelah diselidiki dari informasi sumber yang didapat bahwa beliau ini memang sudah sering bermain dengan mengatas namakan anggota padahal anggota tersebut tidak pernah menyuruh apa lagi sampai melakukan pungutan liar.
Rupanya banyak yang jadi korban dari hasil tipu dayanya, bukan hanya satu dua orang penambang yang tertipu atas ulahnyan itu tapi semua penambang yang berada di lokasi blok E 32 ikut membayar kepadanya degan berpariasi tergantung hasil yang di dapat bekisar antara 50 sampai 100 ribu per unit TI.
Tim menyelusuri terus kepada warga dan mengambil informasi ke pihak pihak terkait untuk mendapatkan informasi dan kebenaran atas sumber yang didapat, setelah ditelusuri bahwa pelaku diketahui memang dekat dengan anggota tapi yang dilakukannya tersebut bukanlah suruhan personil anggota itu inisiatif dari dirinya sendiri karena dia menganggap bahwa dia dekat dengan anggota.
Saat tim diberikan keterangan oleh (NS) korban menjelaskan bahwa pelaku tersebut hampir setiap sore datang kelokasi memungut iuran ke blok E 32 dan semua penambang menyetor
" Kami bayar ke orang itu ngakunya untuk anggota, kami bayar berpariasi tak tentu tergantung hasil " Ujar (NS)
Tak hanya sampai di (NS) yang memberikan keterangan soal pungutan liar di lokasi itu , dari salah satu pihak anggota pun memberikan keterangan bahwa APH pun sudah geram atas kelakuan yang seolah menyudutkan mereka bahkan pihak APH pun akan segera mencari warga yang selama ini menyebutkan nama mereka atas aksi ulahnya tersebut
" Kami tidak pernah mengambil jatah, iuran kami tidak pernah menyuruh siapa pun untuk berbuat demikian " ujar salah satu anggota
Dalam konteks yang terjadi dalam sebuah penelusuran tim pencari fakta bahwa kejadian seperti ini memang sering terjadi karena masyarakat selalu di intimidasi oleh ketakutan yang menghatui mereka untuk menambang didalam lokasi yang tertentu, hal-hal semacam itulah membuat salah satu orang yang memanfaatkan keadaan untuk meraih keuntungan-keuntungan yang mendiskriminasi situasi
Adapun tentang lokasi yang diluar HGU PT GSBL perkebunan sawit sudah memberikan kebijakan kepada warga atas wilayah tertentu tertentunya lokasi pohon sawit yang masa panennya telah habis dan kan dilaku pembugaran, dibebaskan untuk mengambil hasil buminya baik wilayah yang lokasi di dalam IUP timah maupun diluar HGU itu tidak dilarang oleh PT sawit sendiri sampai batas yang telah ditentukan perusahaan.
Sampai berita ini dipublikasikan harapan masyarakat kepada pihak APH agar membasmi yang namanya pungli dan baik secara pribadi maupun kelompok.
Berita ini diterbitkan sesuai fakta dilapangan dan atas informasi sumber dari pihak yang merasa dirugikan atas juga informasi yang diperoleh penulis yang akurat kemudian atas dasar kesadaran narasumber sendiri dan berita ini tidak direkayasa.( Joy ,boink )
Tags:
Peristiwa