*Lubuk Besar* – Memasuki puncak musim penghujan awal tahun 2026, banjir melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu daerah terdampak cukup signifikan berada di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, meliputi Desa Perlang, Lubuk Lingkuk, dan Lubuk Pabrik. Minggu (11/1/2026).
Banjir mulai terjadi sejak 9 Januari 2026 akibat meningkatnya intensitas curah hujan yang diperparah dengan luapan aliran sungai.
Air merendam pemukiman warga hingga memutus akses jalan utama. Di beberapa titik, ketinggian genangan mencapai lutut orang dewasa, menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh dan distribusi bantuan sempat terkendala.
Berdasarkan data terbaru per 10 Januari 2026, sedikitnya *216 kepala keluarga* terdampak banjir.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bergerak cepat dengan menurunkan tim gabungan yang melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD, serta relawan.
Sejumlah langkah tanggap darurat dilakukan, mulai dari pendirian posko dapur umum, penyaluran bantuan sembako, hingga penyediaan air bersih bagi warga terdampak.
Di tengah kondisi tersebut, *PT Thorcon Power Indonesia* turut ambil bagian dalam upaya kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, makanan siap konsumsi, serta air bersih.
Penyaluran dilakukan secara langsung ke warga maupun melalui posko dapur umum yang dikelola tim tanggap darurat.
Kepala Kantor Cabang Bangka PT Thorcon Power Indonesia, *Novi Adriyanto*, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang tengah menghadapi musibah.
“Beberapa ruas jalan masih belum bisa dilalui kendaraan karena genangan air yang cukup tinggi. Dalam kondisi seperti ini, kami berupaya hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat. Alhamdulillah, hari ini kondisi air mulai berangsur surut. Kami berharap situasi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujar Novi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. (KBO Babel)






Social Footer