Pangkalpinang,LaporPak.Co.Id (21 September 2023) - Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah melakukan pemetaan potensi kerawanan sebagai langkah proaktif untuk mencegah sengketa selama tahap kampanye Pemilu 2024. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa pemilu berjalan dengan lancar, damai, dan bebas dari konflik.
Anggota Bawaslu Provinsi Babel, Davitri, mengungkapkan bahwa pemetaan potensi risiko ini adalah langkah pencegahan yang penting untuk mencegah sengketa yang dapat mengganggu proses pemilu. Salah satu contoh potensi kerawanan yang disorot adalah pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan atribut partai politik yang sering kali bertumpuk di satu lokasi, bahkan saling menutupi, sehingga sulit terlihat oleh masyarakat dan dapat merusak keindahan lingkungan.
Menurutnya, sampah visual yang dihasilkan oleh atribut partai politik dan APK dari calon peserta pemilu sering ditemukan di lokasi-lokasi strategis. Hal ini berpotensi terjadi berulang kali dan perlu diperhatikan bersama agar tidak menimbulkan masalah di masa mendatang.
"Potensi kerawanan ini adalah hasil dari pengalaman pelaksanaan pemilu pada tahun-tahun sebelumnya. Pemasangan atribut dan APK seringkali menjadi sumber perdebatan dan dapat memicu sengketa antar peserta pemilu," kata Davitri.
Selain masalah pemasangan APK dan atribut, potensi kerawanan lainnya selama kampanye adalah tumpang tindih dalam penjadwalan kampanye tatap muka langsung antara calon peserta pemilu. Kadang-kadang, beberapa calon peserta pemilu memilih waktu yang hampir bersamaan atau membidik lokasi yang sama atau berdekatan.
Davitri menjelaskan bahwa sengketa terkait proses kampanye seperti ini biasanya dapat diselesaikan di tempat kejadian. Namun, tidak menutup kemungkinan penyelesaian dilakukan di tempat lain yang dekat dengan lokasi kejadian, seperti di rumah warga, kantor pemerintah setempat, hingga kantor pengawas pemilu sendiri.
"Proses penyelesaian sengketa ini dapat melibatkan kedua belah pihak secara langsung melalui tatap muka atau melalui media komunikasi seperti WhatsApp, video call, zoom, Skype, dan lainnya. Penyelesaian didasarkan pada pendengaran keterangan dari para pihak, saksi, dan bukti yang ada," tambahnya.
Bawaslu Babel akan terus mensosialisasikan potensi kerawanan dan cara penyelesaiannya kepada petugas pengawas pemilu agar mereka semakin paham dalam menjalankan tugas dan fungsi selama masa kampanye. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas dalam menangani berbagai masalah yang mungkin timbul selama kampanye Pemilu 2024.
Davitri berharap penyelenggara dan peserta pemilu memahami aturan yang ada dan bekerja sama untuk mewujudkan pemilu yang bersih, damai, demokratis, dan berintegritas. Bawaslu telah melaksanakan berbagai bimbingan teknis dan simulasi agar para petugas pengawas pemilu siap dan kompeten dalam menjalankan tugas pengawasan selama Pemilu 2024.
Pemetaan potensi kerawanan ini adalah langkah positif dalam menjaga integritas dan keberlangsungan demokrasi di Bangka Belitung, serta memastikan bahwa pemilu berjalan dengan aman dan efisien. (KBO Babel, Editor ; Lapor Pak)