Iklan
SCROLL TO CONTINUE
Mode Gelap
Breaking News Memuat berita...
Iklan

Lapor Pak! Rahman Nudin Mengaku Anggota BAIS Berpangkat Letkol TNI Menipu Mantan Camat


Sumsel, LaporPak.Co.Id (19 September 2023) - Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Muara Enim, di mana seorang pria berusia 36 tahun, Rahman Nudin, mengaku sebagai letnan kolonel (letkol) TNI dan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS). Namun, penyamarannya sebagai seorang perwira TNI ini terbongkar setelah melakukan penipuan yang merugikan mantan Camat Pancaron Mas, Syaiful Hidayat.

Pengakuan Rahman yang menyandang pangkat letkol TNI ternyata hanyalah penyamaran, dan dia juga membawa senjata tajam serta pistol korek api. Kecurigaan terhadap identitasnya muncul setelah dia melakukan penipuan yang mengakibatkan kerugian hingga Rp38 juta bagi korban.

Kisah bermula ketika Rahman bertemu dengan Syaiful Hidayat pada Mei 2022. Saat itu, Syaiful meminta bantuan Rahman untuk memindahkan anaknya dari NTT ke Depok dan memberikan uang sebesar Rp38 juta. Rahman, yang mengaku bisa mengurus segalanya, termasuk sertifikat tanah, dengan mudah mengelabui korban.

Namun, aksi penipuannya hampir berlanjut ke korban berikutnya yang ingin mengurus sertifikat tanah. Untungnya, Rahman ditangkap oleh bintara TNI, Serda Hery, yang mencurigai aktivitasnya di Kantor Kecamatan Cipayung, Kota Depok, pada Jumat (15/9) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Totok Prio Kismanto, mengonfirmasi bahwa penangkapan Rahman dilakukan setelah warga melaporkan aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh pelaku yang mengaku sebagai anggota TNI. Kondisi ini merugikan institusi TNI, terutama Angkatan Darat.

Rahman, yang adalah seorang warga sipil, akhirnya diserahkan ke polisi Polres Metro Depok untuk proses hukum lebih lanjut. Dalam penangkapannya, pihak berwenang juga mengamankan senjata tajam, pistol korek api, dan seragam TNI yang digunakan oleh pelaku.

Meskipun Rahman mengaku sebagai anggota TNI, Dandim 0404/Muara Enim, Letkol Arh Rimba Anwar SIP MIP, membenarkan bahwa pelaku adalah warga Muara Enim. Namun, pihaknya tidak memiliki data lebih lanjut tentang perkembangan kasus ini, karena penanganan kasus dilakukan oleh Pomdam Jaya dan Polres Kota Depok.

Kasus ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan atribut TNI untuk melakukan penipuan adalah tindakan yang sangat serius dan merugikan. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan yang melibatkan orang yang mengaku sebagai anggota TNI untuk mencegah penipuan serupa terjadi di masa depan. (Redaksi)
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan